Nutritional Yeast: Tasty Without Guilty

nutritional yeast

(Quotes) Sudahkah anda merasakan kelezatan Nutritional Yeast?

Makanan dan cita rasa tidak dapat dipisahkan. Rasa, selain meningkatkan selera makan, juga membantu tubuh untuk menyiapkan pencernaan dalam menangani nutrisi yang masuk ke tubuh kita.

Salah satu penyedap rasa yang belum terlalu dikenal masyarakat umum adalah nutritional yeast. Ya, sesuai dengan namanya, penyedap ini berasal dari ragi. Ragi ini memiliki rasa mirip seperti MSG atau micin, dengan rasa asin gurih yang disebut juga sebagai umami

Nutritional yeast populer dikalangan penganut pola makan vegan, dan juga para ibu yang membuat MPASI rumahan. Karena, penyedap yang satu ini memiliki rasa gurih yang dapat menggantikan penggunaan keju. Banyak juga yang mendeskripsikan rasa ragi ini sebagai nutty, yang gurihnya menyerupai kacang sangrai.

Asal Mula Nutritional Yeast

Ragi yang digunakan sebagai penyedap ini berasal dari Saccharomyces cerevisiae. Jenis ragi ini sama seperti ragi yang digunakan pada roti dan pembuatan bir. Namun, ragi pada nutritional yeast tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan untuk mengembangkan roti. 

Kandungan Nutrisi

Nutritional yeast merupakan sumber yang baik untuk protein, vitamin B, dan mineral. Terlebih lagi, kebanyakan nutritional yeast yang beredar di pasaran telah difortifikasi, alias diperkaya dengan tambahan vitamin dan mineral. Berdasarkan healthline, berikut kandungan nutrisi dari nutritional yeast.

Sumber Protein Yang Lengkap

Nutritional yeast mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Satu sendok makannya mengandung 2 gram protein, sehingga memudahkan kaum vegan untuk mendapatkan protein kualitas tinggi.

Mengandung Banyak Jenis Vitamin B

Satu sendok makan nutritional yeast mengandung 30 hingga 80% kebutuhan harian akan vitamin B. Ketika sudah terfortifikasi, vitamin B yang banyak terkandung antara lain B1, B2, B3, B6, dan B12. Hal ini penting, terutama untuk penganut diet vegan, karena mereka rentan akan defisiensi vitamin B12, yang biasanya didapatkan dari daging hewan. Dengan menambahkan nutritional yeast pada diet vegan, maka kekurangan B12 dapat dicegah.

Mengandung Mineral

Satu sendok makan mengandung 2 hingga 30% kebutuhan mineral seperti zinc, selenium, mangan, dan molibdenium. Mineral – mineral ini penting untuk regulasi gen, metabolisme, pertumbuhan dan kekebalan tubuh.

Mengandung Antioksidan Kuat

Antioksidan membantu tubuh untuk melawan kerusakan akibat radikal bebas. Di masa pandemi ini terutama, radikal bebas terdapat dalam jumlah yang banyak. Karena kandungan antioksidan kuatnya, yaitu glutation dan selenometionin, ragi ini dapat membantu mengatasi serangan radikal bebas, dan juga membantu melindungi sel dari logam berat dan racun dari lingkungan.

Membantu Meningkatkan Imunitas

Nutritional yeast mengandung 2 karbohidrat utama yaitu alfa mannan dan beta glukan. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa kedua karbohidrat ini membantu mencegah terjadinya infeksi bakteri terutama E.coli dan salmonella, serta menurunkan frekuensi tumor pada tikus. Cara kerja alfa mannan dan beta glukan adalah sebagai berikut:

  • Mencegah bakteri patogen menempel pada lapisan dalam usus
  • Menstimualsi sel imun untuk melawan infeksi
  • Menempel pada toksin yang dihasilkan jamur, sehingga efek berbahayanya berkurang

Menurunkan Kadar Kolesterol Darah

Beta glukan seperti yang telah disebutkan diatas juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Beta glukan telah dibahas pada artikel tentang serat disini.

Cara Penggunaan

Nurtitional yeast perlu disimpan dalam tempat yang sejuk dan gelap untuk menjaga kandungan vitaminnya. Wadah penyimpanan juga harus tertutup rapat sehingga kelembabannya tetap terjaga. Jika tersimpan dengan baik, nutritional yeast bisa bertahan hingga 2 tahun.

Cara penggunaan nutritional yeast sangat beragam,  bisa sebagai taburan bumbu pada popcorn dan pasta, masukkan dalam sup untuk perasa dan pengental, menambah rasa “keju” pada saus vegan, bahkan bisa ditambahkan pada makanan hewan peliharaan kesayangan untuk menambah nutrisi.

Takaran saji yang dianjurkan biasanya berkisar antara satu hingga 2 sendok makan.

Efek Samping

Diambil dari situs healthline, terdapat empat efek samping yang bisa timbul akibat konsumsi ragi ini, yaitu:

Gangguan Pencernaan (Bila Terlalu Cepat Diberikan)

Meskipun nutritional yeast memiliki kalori yang rendah, namun ragi ini memiliki serat yang tinggi. Sekitar 2 sendok makan ragi ini mengandung 5 gram serat, 20% dari rekomendasi harian. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sehingga perlu penyesuaian asupan serat yang dinaikkan perlahan.

Serangan Migrain atau Sakit Kepala

Meskipun banyak mengandung vitamin B kompleks yang mencegah migrain, namun beberapa produk dari ragi ini bisa menimbulkan sakit kepala atau migrain bila dikonsumsi berlebihan. Hal ini disebabkan adanya kandungan tiramin, yaitu suatu zat turunan dari asam amino tirosin yang ditemukan secara natural pada produk seperti nutritional yeast ini. Tiramin inilah yang dapat menyebabkan serangan migrain pada orang – orang tertentu. 

Dapat Menimbulkan Facial Flushing

Efek ini terjadi akibat adanya kandungan niasin (vitamin B3) yang ditandai dengan adanya kemerahan pada wajah, diikuti oleh rasa terbakar dan gatal selama sekitar 10 – 20 menit setelah konsumsi niasin dosis tinggi. Meskipun gejala ini terasa tidak nyaman, namun tidak berbahaya.

nutritional yeast

Intoleransi Ragi dan Inflammatory Bowel Disease

Meskipun tidak umum, beberapa orang bisa memiliki intoleransi terhadap ragi ini. Hal ini terutama terjadi pada orang dengan penyakit inflammatory bowel disease, seperti penyakit Crohn.

Kesimpulan

Nutritional yeast memiliiki banyak manfaat, dan bisa digunakan sebagai pengganti penyedap rasa, terutama untuk makanan pendamping ASI atau penganut diet vegan. Takaran saji sejumlah satu hingga dua sendok makan cukup memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk tubuh. Penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan efek samping berupa gangguan pencernaan, sakit kepala, migrain, facial flushing, dan intoleransi.

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *