Omega 3: Anti Inflamasi dan Penangkal Free Radical pada Tubuh

sumber omega 3

Mengapa asupan omega 3 penting bagi tubuh? Apa saja fungsinya sehingga bisa membantu menjaga kesehatan kita?

Omega 3 merupakan salah satu jenis asam lemak tak jenuh tunggal yang penting bagi tubuh. Terdapat 3 jenis asam lemak omega 3 yang utama, yaitu eicosapentaenoic acid (EPA), docosahexaenoic acid (DHA), dan alpha-linolenic acid (ALA). 

EPA dan DHA, merupakan jenis omega 3 yang bisa didapatkan dari ikan dan makanan laut lainnya, seperti salmon, tuna, rumput laut dan alga. Sementara itu, jenis ALA bisa didapatkan dari kacang – kacangan seperti walnut dan biji – bijian seperti chia seeds, flaxseeds, dan hemp seeds

Apa saja fungsi omega 3 pada tubuh?

Fungsi Omega 3 pada Tubuh

Omega 3 dikenal memiliki efek anti radang, dan berbagai manfaat lainnya pada tubuh. Berikut beberapa fungsi omega 3 seperti dilansir oleh Healthline:

  • Dapat membantu mengatasi depresi dan kecemasan. Dari ketiga jenis utamanya, EPA merupakan yang terbaik untuk membantu mengatasi depresi.
  • Membantu mengurangi penyakit mental. Suplementasi asam lemak ini dapat membantu frekuensi gangguan mood, dan kekambuhan pada pasien dengan penyakit seperti skizofrenia dan bipolar. Suplementasi juga dapat membantu mengurangi perilaku kekerasan
omega 3
Omega 3 dapat membantu mengurangi gejala depresi. (Sumber gambar: Google)
  • Meningkatkan kesehatan mata. DHA sebagai salah satu jenisnya, merupakan salah satu kompnen penting pada retina mata. Saat kita tidak mendapatkan asupan DHA yang cukup, gangguan mata dapat terjadi. DHA juga membantu mencegah degenerasi makular, yang bisa menyebabkan kerusakan mata permanen dan kebutaan.
  • Meningkatkan kemampuan otak selama kehamilan dan masa awal kehidupan. Asam lemak ini penting untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan otak pada janin. Asupan yang cukup selama kehamilan berkaitan dengan kecerdasan, kemmapuan komunikasi dan sosial, dan menurunnya risiko ADHD, autisme, gangguan perkembangan dan serebral palsy.
  • Menurunkan risiko gangguan penyakit jantung dan kardiovaskular. Omega 3 dapat membantu menurunkan kadar trigliserida, tekanan darah, inflamasi dan kekentalan darah, serta meningkatkan kadal HDL (kolesterol baik) dalam darah.
  • Mengurangi gejala ADHD pada anak -anak. Asam lemak ini membantu meningkatkan konsentrasi anak, dan menurunkan hiperaktivitas, agresivitas, dan gerakan berlebihan.
  • Menurunkan gejala sindrom metabolik. Sindrom metabolik merupakan kumpulan kondisi seperti obesitas sentral, tekanan darah tinggi, resistensi insulin, trigliserida tinggi dan rendahnya HDL (kolesterol baik) dalam darah. Asam lemak ini dapat membantu resistensi insulin, inflamasi, dan risiko penyakit jantung serta pembuluh darah pada penderita sindrom metabolik.
  • Melawan inflamasi. Imflamasi merupakan respon alami tubuh dalam mengatasi infeksi dan kerusakan pada tubuh. Karena itu, inflamasi juga penting bagi tubuh. Namun, inflamasi kadang terjadi terlalu lama, bahkan tanpa infeksi atau cedera. Inflamasi yang berlangsung kronik ini dapat berdampak buruk pada tubuh, dan mencetuskan penyakit seperti penyakit jantung dan kanker. Omega 3 dapat mengurangi produksi molekul yang berperan pada inflamasi, sehingga mengurangi inflamasi. Baca juga mengenai stres oksidatif disini.
  • Membantu melawan penyakit autoimun. Asupan yang cukup selama awal masa kehidupan ternyata berhubungan dengan berkurangnya risiko terkena penyakit autoimun seperti diabetes tipe 1, diabetes autoimun, dan sklerosis multipel, serta membantu mengobati lupus, artritis reumatoid, kolitis ulseratif, penyakit Crohn’s dan psoriasis.
  • Membantu mencegah kepikunan dan penyakit Alzheimer.
  • Membantu mencegah kanker. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi asam lemak ini dapat menurunkan risiko kanker usus besar hingga sebesar 55%
  • Mengurangi asma pada anak.
  • Mengurangi fatty liver. 
  • Meningkatkan kesehatan tulang dan persendian. Omega 3 ternyata dapat menambah kekuatan tulang dengan meningkatkan jumlah kalsium dalam tulang, sehingga mencegah osteopororsis, serta membantu mengurangi nyeri sendi
  • Meringankan nyeri pada menstruasi. 
  • Meningkatkan kualitas tidur. Rendahnya kadar omega 3 pada tubuh berhubungan dengan gangguan tidur pada anak dan obstructive sleep apnea pada dewasa, serta berhubungan juga dengan rendahnya kadar melatonin (hormon yang membantu tidur nyenyak).
  • Membantu menjaga kesehatan kulit. DHA merupakan komponen struktural pada kulit. EPA juga bermanfaat pada kulit, termasuk dalam mengatur kadar lemak, dan kelembaban kulit, mencegah hiperkeratinisasi, mencegah penuaan kulit, mencegah timbulnya jerawat, serta mencegah kerusakan kolagen kulit akibat paparan sinar matahari. 

Omega 3 ternyata memiliki banyak fungsi penting bagi tubuh. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung omega 3 dapat membantu tubuh anda agar dapat berfungsi optimal, serta membantu menangkal inflamasi dan radikal bebas yang dapat merusak kesehatan anda. 

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *