Manfaat Olahraga Bagi Kesuburan

Olahraga

Manfaat olahraga selain untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, ternyata juga terbukti dapat membantu meningkatkan kesuburan seseorang.

Kesadaran berolahraga tampaknya semakin baik belakangan ini. Terbukti dengan adanya trend olahraga kekinian seperti komunitas lari, komunitas memanah, hingga yang terbaru adalah komunitas sepeda. Area-area car free day pun dipenuhi masyarakat yang berolahraga pagi setiap hari minggunya bersama keluarga.

Lalu apakah hubungan antara kebiasaan berolahraga dengan kesuburan?

Gaya hidup sehat memiliki hubungan erat dengan kebiasaan berolahraga yang baik. Olahraga akan membantu menjaga berat badan agar tetap stabil, kelenturan sendi, kekuatan otot, serta menjaga agar aliran darah dan jantung tetap baik. Melakukan olahraga secara rutin dengan intensitas ringan-sedang juga membantu menjaga suasana hati dan kerja metabolisme tubuh. 

Manfaat olahraga dalam meningkatkan kesuburan

Manfaat olahraga dalam meningkatkan kesuburan antara lain:

  • Mengurangi stress. Stres tidak hanya mempengaruhi kesehatan tubuh seseorang, tapi juga berpengaruh terhadap kesuburan seseorang. Stres dapat mempengaruhi hormon reproduksi, serta dapat mendorong perilaku yang mempengaruhi kesuburan seperti kebiasaan makan yang tidak sehat, kebiasaan tidur, konsumsi alkohol dan merokok. Olahraga dapat membantu mengatasi stres karena memicu pengeluaran hormon endorfin yang membantu perasaan bahagia.
  • Berat badan ideal. Obesitas berhubungan dengan infertilitas. Pasangan dengan masalah berat badan berlebih lebih berisiko memiliki masalah kesuburan. Berat badan berlebih meningkatkan risiko seorang wanita untuk mengalami PCOS, yang mengurangi kesuburan. Selain itu, wanita yang obesitas memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan selama masa kehamilan seperti keguguran, pre eklampsia, dan lainnya. Tertarik dengan topik PCOS? Anda dapat membacanya disini.
  • Melancarkan peredaran darah. Peredaran darah yang lancar berpengaruh baik terhadap proses peredaran nutrisi yang diperlukan untuk mendukung program hamil. Vitamin seperti folat dan vitamin D yang berperan penting untuk kesuburan dapat diserap dan diedarkan dengan baik bila rajin berolahraga. Baca juga mengenai manfaat vitamin D bagi kesuburan di artikel ini.

Apakah semua olahraga bisa membantu meningkatkan kesuburan? 

Jawabannya adalah TIDAK. Olahraga yang dilakukan dengan intensitas tinggi, waktu yang lama, serta nutrisi yang tidak mencukupi justru dapat mengganggu kesuburan. 

Tanda-tanda anda telah berolahraga terlalu berlebihan antara lain:

  • Gangguan siklus menstruasi. Apabila menstruasi anda mulai terganggu sejak mulai berolahraga rutin, maka intensitas olahraga anda perlu diperhatikan. Anda juga dapat membaca mengenai siklus menstruasi disini.
  • Berolahraga lebih dari 7 jam/minggu. Sebuah studi menunjukkan bahwa berolahraga lebih dari 7 jam/minggu dapat mengganggu kesuburan
  • Terdapat tanda-tanda overtraining. Bila terdapat tanda-tanda seperti kelelahan dan nyeri otot yang tidak membaik, insomnia, atau penurunan performa kerja, maka kebiasaan berolahraga anda perlu dikaji ulang.
manfaat olahraga
Overtraining justru bisa membuat anda malas berolahraga

Sebaiknya hindari berolahraga secara berlebihan. Selain meningkatkan kemungkinan cedera, berolahraga secara berlebihan juga dapat membuat anda justru malas untuk berolahraga karena merasa kegiatan tersebut terlalu berat dan melelahkan.

Jadi, olahraga apa yang sebaiknya saya lakukan yang kiranya dapat meningkatkan kesuburan?

Olahraga yang Baik untuk Meningkatkan Kesuburan

Jenis olahraga yang baik untuk dilakukan dalam rangka meningkatkan kesuburan antara lain:

  • Berjalan. Jalan kaki dapat dikategorikan sebagai olahraga dengan intensitas ringan, namun ternyata dapat membantu meningkatkan kesuburan apabila dilakukan dengan benar. Berjalan dengan jangka waktu minimal 30 menit dan target 10.000 langkah dapat membantu program anda. Baca juga ulasan mengenai olahraga jalan kaki disini.
  • Aerobik. Jenis olahraga ini memacu jantung untuk memompa darah dengan lebih baik, sehingga melancarkan peredaran darah dan nutrisi keseluruh tubuh. Olahraga aerobik intensitas ringan-sedang seperti berjalan, jogging, bersepeda, hingga berenang dapat membantu tubuh lebih bugar.
  • Yoga. Fleksibilitas dan kekuatan otot diperlukan untuk masa hamil dan melahirkan. Karena itu, berlatih yoga sejak menjalani program kehamilan baik untuk menyiapkan tubuh dalam mengalami perubahan yang akan terjadi.

Olahraga ternyata memiliki banyak manfaat dalam menjaga kesehatan tubuh. Apabila dilakukan dengan tepat, olahraga juga dapat membantu meningkatkan kesuburan anda dan pasangan. Jadi mulai sekarang, jangan malas berolahraga ya. Jangan lupa ajak pasangan anda untuk berolahraga sehingga anda akan semakin termotivasi 🙂

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *